Menjadi Pengusaha Muda di Tengah Persaingan Pasar Modern

***
"Jauh lebih baik kehilangan masa muda daripada kehilangan masa depan"
- Yasa Singgih -

Sebuah kalimat motivasi dari seorang pengusaha muda yaitu Yasa Singgih mempengaruhi hidup saya pada saat itu, namanya muncul setelah salah satu media tv menceritakan sosoknya. Muda dan Sukses itulah gambaran yang saya tangkap dari beliau. 

Menjadi seorang guru adalah cita-cita saya yang utama, namun jiwa pengusaha saya tak enak rasanya kalau tidak diwujudkan. Akhirnya berusaha jualan pulsa saya lakukan sembari berkuliah di jurusan keguruan.

Teacher - Blogger - Entrepreneur, itulah tagline sekaligus visi hidup saya, meskipun sekarang saya masih berstatus mahasiswa yang sedang menunggu untuk wisuda tanggal 26 September nanti, masih menjadi seorang blogger amatiran, dan masih belum menjadi pengusaha yang sukses, tagline tersebut merupakan salah satu upaya dalam menjaga konsistensi semangat saya untuk menggapainya.

Ya betul sobat, warung kelontong tempat saya berdiri dan berfoto ini adalah warung kelontong keluarga saya, yang setiap hari sabtu dan minggu serta hari libur saya menggantikan nenek saya untuk berjualan. Dari usaha warung kelontong inilah alhamdulillah sebagian biaya kuliah bisa ditutupi. Kok bisa sih?, di tulisan ini sobat, saya sedikit menceritakan kisah hidup.

Warung kelontong keluarga saya ini berdiri sejak saya SD, waktu itu hanya bertembok kayu dengan ukuran 2x2 meter saja dengan tinggi sekitar 1,8 meter, sempit sekali, tapi menjadi keberkahan dan menjadi sumber tambahan penghasilan keluarga kami. Dulu warung kelontong keluarga saya inilah merupakan warung kelontong pertama dan satu-satunya di Kampung saya. Laris sekali.

Di pertengahan tahun 2013 akhirnya keluarga saya melakukan renovasi, warung kelontong yang dulu bertembok kayu menjadi tembok bata berlapis semen dengan ukuran yang lebih besar yaitu 7x3 meter dengan tinggi 3 meter. Sampai awal tahun 2018 warung kelontong kami menjadi sumber penghasilan keluarga kami yang sangat menjanjikan. Namun menjelang akhir tahun 2018, warung kelontong kami mengalami kemunduran.

Tingkat kesadaran masyarakat mengenai usaha semakin tinggi, semangat berjualanpun semakin membara di akhir tahun 2018 itu, banyak warung kelontongpun berdiri di kampung-kampung salah satunya kampung tempat saya tinggal. Tidak hanya itu, aneka pasar modern dan minimarket banyak bermunculan.
Menjamurnya Minimarket di Lombok Tengah (Google Maps)
Banyaknya warung kelontong yang lain dan menjamurnya minimarket membuat warung kelontong saya di akhir tahun 2018 mengalami sedikit penurunan penghasilan. Padahal dari harga tidak jauh berbeda dengan harga warung kelontong bahkan lebih mahal di minimarket.

Kalau sobat sendiri milih yang mana? Warung Kelontong Tetangga atau Minimarket?

Kalau sobat lebih memilih minimarket, alangkah baiknya dipikirkan dulu. Taukah sobat, dengan sobat berbelanja di warung kelontong tetangga, secara tidak langsung sobat telah membantu tetangga sobat dan negara lo, karena warung kelontong merupakan salah satu bentuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang memiliki peran yang cukup besar bagi perekonomian Indonesia.

[1] Sarana mengentaskan masyarakat dari jurang kemiskinan
Peran UMKM penting yang pertama adalah sebagai sarana mengentaskan masyarakat kecil dari jurang kemiskinan. Alasan utamanya adalah, tingginya angka penyerapan tenaga kerja oleh UMKM.

Hal ini terbukti dalam data milik Kementerian Koperasi dan UMKM tahun 2011. Disebutkan, lebih dari 55,2 juta unit UMKM mampu menyerap sekitar 101,7 juta orang. Angka tersebut meningkat menjadi sekitar 57,8 juta unit UMKM dengan jumlah tenaga kerja mencapai 114 juta orang.

[2] Sarana untuk meratakan tingkat perekonomian rakyat kecil
UMKM juga memiliki peran yang sangat penting dalam pemerataan ekonomi masyarakat. Berbeda dengan perusahaan besar, UMKM memiliki lokasi di berbagai tempat. Termasuk di daerah yang jauh dari jangkauan perkembangan zaman sekalipun.

Keberadaan UMKM di 34 provinsi yang ada di Indonesia tersebut memperkecil jurang ekonomi antara yang miskin dengan kaya. Selain itu, masyarakat kecil tak perlu berbondong-bondong pergi ke kota untuk memperoleh penghidupan yang layak.

[3] Memberikan pemasukan devisa bagi negara
Peran UMKM berikutnya yang tidak kalah penting adalah, memberikan pemasukan bagi negara dalam bentuk devisa. Saat ini, UMKM Indonesia memang sudah sangat maju. Pangsa pasarnya tidak hanya skala nasional, tapi internasional.

Data dari Kementerian Koperasi dan UKM di tahun 2017 menunjukkan tingginya devisa negara dari para pelaku UMKM. Angkanya pun sangat tinggi, mencapai Rp88,45 miliar. Angka ini mengalami peningkatan hingga delapan kali lipat dibandingkan tahun 2016. Dengan tiga peran yang dimilikinya tersebut, tidak salah kalau para pelaku UMKM tak bisa dipandang sebelah mata.


Kembali ke cerita diatas. Melihat penurunan penghasilan warung kelontong, saya pun berspekulasi, mungkin saja orang-orang berbelanja ke minimarket karena gengsi berbelanja ke warung kelontong. Ternyata spekulasi saya dulu itu tidak sepenuhnya benar, rata-rata orang berbelanja ke minimarket karena adanya pelayanan seperti pulsa, token listrik, paket data, hingga pengirim uang.

Syukur saja di awal tahun 2019, teman saya memperkenalkan sebuah aplikasi yang bernama KUDO. Aplikasi keren yang membuat warung kelontong saya tetap eksis di tengah persaingan pasar modern dan minimarket. Dan alhamdulillah penjualan warung kelontong saya mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

KUDO merupakan singkatan dari Kios Untuk Dagang Online, sebuah aplikasi yang sangat saya rekomendasikan buat sobat yang juga ingin majuin warung kelontongnya di zaman serba digital ini. Binis digital akan menjadi trend di masa yang akan datang, nah KUDO membantu kita untuk siap menghadapi masa depan.

KUDO dari Namanya saja kita sudah bisa menebak kalau KUDO bisa membantu kios-kios atau warung-warung tradisional untuk berjualan secara online. Dengan mendaftarkan warung sobat ke KUDO, sobat akan mendapatkan manfaat maupun keuntungannya. Saya telah membuktikan dan merasakannya.

Dengan KUDO, warung sobat akan jadi lebih lengkap persediaannya. Selain lebih lengkap, sobat juga tidak perlu ke toko untuk nyetok barang,  karena KUDO memiliki fitur grosir sembako. Dengan fitur grosir sembako stok barang jadi lebih murah, mudah, dan cepat.

Selain fitur grosir sembako, KUDO juga memiliki beragam fitur yang akan membuat warung kelontong sobat kebanjiran pelanggan.

Dengan fitur ini, sobat bisa membuka jasa transfer uang kemana saja dengan aman dan cepat.

Berbisnis pulsa merupakan salah satu bisnis yang cukup menjanjikan di era digital ini, layanan jual pulsa merupakan salah satu yang paling banyak mendatang pelanggan warung kelontong saya, dengan aplikasi KUDO kita akan mendapatkan keuntungan dan komisi per transaksi.

Fitu ini merupakan cara yang paling mudah bagi para pelanggan yang ingin memeriksa tagihan sementara layanan telkom baik telepon rumah atau kantor. Selain memeriksa informasi tagihan, pelanggan juga bisa membayar tagihan tersebut melalui KUDO.

4. PPOB
Fitur PPOB, fitur ini juga merupakan fitur bisnis yang paling banyak yang dicari pelanggan. Dengan KUDO pelanggan bisa membayar tagihan listrik, PDAM, asuransi dan masih banyak lagi dengan mudah dan aman, karena KUDO merupakan loket PPOB termurah dan terpercaya no. 1 di Indonesia saat ini.

Bisnis jual beli tiket kereta api di KUDO memang sangat menguntungkan, sebab berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan penumpang kereta api dan juga pesawat membutuhkan tiket untuk mereka bepergian. Keuntungan dari menjadi agen tiket kereta api yakni sekitar Rp 3.500 sampai dengan Rp 15.000 per transaksinya.

6. Grab
Daftar Grab sekarang tidak hanya melalui aplikasi Grab saja, dengan KUDO sobat bisa juga mendaftar atau menjadi agen resmi perekrutan mitra pengemudi Grab, dengan kata lain sobat sudah ikut berkontribusi membuka lowongan pekerjaan untuk tetangga.

Dibalik banyaknya fitur KUDO ada juga banyak keutungan yang bisa didapatkan oleh agen, keutungan-keutungan tersebut akan memaksimal pendapatan usaha sobat.

[1] Komisi menarik setiap Transaksi
Semakin banyak pelanggan atau pembeli melakakukan teransaksi, maka semakin banyak pula komisi yang didapatan.

[2] Mendapatkan jutaan produk dengan harga grosir
Untung banget, tidak harus menghabiskan waktu dan uang yang banyak, dengan Kudo kita bisa stok barang dengan mudah, cepat, dan pasti aman.

[3] Warung Lengkap dengan fitur Kudo 
Fitur Kudo sangat lengap, jadi semua kebutuhan pelanggaan atau pembeli bisa kita layani dengan baik.

[4] Akses modal usaha dengan mudah
Cek modal tanpa ribet, cukup dengan Kudo sobat bisa melihat jumlah saldo dan riwayat transaksi. 

[5] Agen perekrut Pengemudi Grab
Mendapatkan bonus setiap bulan berupa saldo. Makin banyak yang kita daftarin making banyak pula keuntungan yang didapatkan.

Ternyata sobat, manfaat dan keutungan dari aplikasi KUDO tidak hanya dirasakan oleh saya sendiri, melainkan mereka-mereka yang sudah lama duluan dan menjadi jutawan dengan menjadi agen KUDO inilah kata mereka yang telah merasakan manfaat dan keunggulan KUDO :


Yuk sobat tunggu apalagi, instal dismartphone dan jadi agen KUDO dan jadikan warung kelontong sobat menjadi Warung Digital Serba Bisa. Biar lebih cepat, untuk download KUDO klik di sini.






#PejuangWarung #MajuinWarung #MerdekainWarung


Disclaimer:
Tulisan di atas merupakan karya orisinil penulis (bukan plagiat) yang diikutsertakan dalam Blog Competition dengan tema "Merdekain Warung" yang diadakan oleh KUDO

Image Source:
- Dokumentasi Pribadi
- Purepng.com

Infografis By:
- Lalu Teguh Jiwandanu

0 Response to "Menjadi Pengusaha Muda di Tengah Persaingan Pasar Modern"

Post a Comment

Bagaimana tanggapan Anda mengenai ulasan di atas?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel